Software ini berisi berbagai seri cerita wayang dan penokohannya.YOGYAKARTA
- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri
Yogyakarta mengembangkan "software" atau perangkat lunak yang berisi
berbagai seri cerita wayang, dan penokohannya. "Perangkat lunak yang dinamakan 'puppet comics mobile' itu
mengombinasikan perkembangan 'software' aplikasi pada java dan aspek
budaya wayang," kata Koordinator Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Fera Zulkarnain, di
Yogyakarta, Rabu (18/7). Menurut dia, perangkat lunak itu menyediakan dua menu bahasa, yakni
Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Karya tersebut diharapkan dapat
menjadi titik awal untuk sarana promosi dan pengembangan media wayang. "Aplikasi itu mudah digunakan karena proses instalasi yang tidak rumit.
Setelah pengguna memasukkan file instalasi program ke dalam perangkat
telepon seluler, program akan terpasang, dan sudah siap digunakan,"
katanya. Ia mengatakan aplikasi tersebut memberikan fasilitas kepada pengguna
untuk mendapatkan informasi mengenai cerita wayang. Selain itu, pengguna
juga dapat mengenal tokoh-tokoh wayang yang ada pada cerita tersebut. "Dalam aplikasi ini ditampakkan fitur penokohan yang berisi karakter
detil dari tokoh-tokoh pewayangan yang terkait dengan cerita. 'Software'
itu dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman java mobile,"
katanya. Menurut dia, dari data yang dihimpun pada tahap pengujian oleh pengguna,
dapat disimpulkan bahwa "software" tersebut layak untuk dikembangkan,
karena apresiasi yang cukup tinggi. "Ke depan akan terus dikembangkan dan diperbaiki, khususnya dalam
interaktivitas agar dapat menghasilkan produk yang lebih baik lagi,"
katanya. Ia mengatakan perangkat lunak "puppet comics mobile" itu dikembangkan
bukan untuk mematikan pentas pewayangan yang telah ada, karena wayang
tidak hanya sebatas pementasan. "Pelestarian wayang sangat penting dilakukan, karena merupakan budaya
asli Indonesia yang penuh dengan unsur nilai kehidupan, dan harus kita
banggakan," katanya. Menurut dia, wayang adalah salah satu aset budaya yang mencirikan Bangsa
Indonesia. Dulu hampir di setiap malam di pusat-pusat perdesaan, wayang
menjadi ikon penting dalam sebuah pagelaran pesta. "Wayang yang dulu dikenal sebagai hiburan menarik, kini mulai
ditinggalkan, anak muda zaman sekarang tak hapal jika ditanyai mengenai
tokoh-tokoh wayang. Oleh karena itu, kami mengembangkan 'software'
tersebut sebagai salah satu wujud apresiasi terhadap wayang yang
merupakan budaya adiluhung," katanya. Anggota Tim PKM Fakultas Teknik UNY yang mengembangkan perangkat lunak
"puppet comics mobile" itu adalah Aqimi Dinana, Nafngan Fitriansah, dan
Fadli Rozaq.
(Ant)
(Ant)




Unknown

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar