JAKARTA - Arus telepon teknologi tinggi yang begitu pesat menggencet
pasar kamera digital. Dalam lima tahun terakhir, penjualan kamera
digital merosot 29 persen.
Pasar kamera digital masih berada di angka £598 juta pada 2011. Artinya, melorot hampir sepertiga dari 2006 dengan pendapatan sekitar £843 juta. Laporan Mintel Technology Analyst menyebutkan, pasar kamera digital diperkirakan hanya meraih £523 juta pada 2016, seperti dikabarkan, The Telegraph, Jumat (29/6).
Delapan persen orang dewasa Inggris atau tiga juta konsumen mengatakan mereka tidak tidak mungkin menggantikan kamera mereka jika rusak. Sebagai gantinya, mereka memilih mengandalkan telepon selular.
Nilai kamera digital menunjukkan penurunan, anjlok 21 persen dalam rentang waktu yang sama. Yakni dari £354 juta menciut ke 279 juta.
Samuel Gee dari Mintel Technology Analyst mengatakan: "Meskipun jenis kamera telepon pintar biasanya tidak sesuai dengan kualitas output dari perangkat khusus, teknologi ini secara konsisten membaik, karena kualitas output gambar kamera menjadi sangat tinggi bagi konsumen sebagai andalan yang membedakan antara pesaing."
"Produsen perangkat khususu berinvestasi dalam layanan digital dan termasuk konektivitas sosial dan fitur pengeditan gambar dalam perangkat yang akan datang yang akan tetap menjadi proposisi yang lebih menarik dalam menghadapi persaingan yang tumbuh perlahan," dia menambahkan.
Pasar kamera digital masih berada di angka £598 juta pada 2011. Artinya, melorot hampir sepertiga dari 2006 dengan pendapatan sekitar £843 juta. Laporan Mintel Technology Analyst menyebutkan, pasar kamera digital diperkirakan hanya meraih £523 juta pada 2016, seperti dikabarkan, The Telegraph, Jumat (29/6).
Delapan persen orang dewasa Inggris atau tiga juta konsumen mengatakan mereka tidak tidak mungkin menggantikan kamera mereka jika rusak. Sebagai gantinya, mereka memilih mengandalkan telepon selular.
Nilai kamera digital menunjukkan penurunan, anjlok 21 persen dalam rentang waktu yang sama. Yakni dari £354 juta menciut ke 279 juta.
Samuel Gee dari Mintel Technology Analyst mengatakan: "Meskipun jenis kamera telepon pintar biasanya tidak sesuai dengan kualitas output dari perangkat khusus, teknologi ini secara konsisten membaik, karena kualitas output gambar kamera menjadi sangat tinggi bagi konsumen sebagai andalan yang membedakan antara pesaing."
"Produsen perangkat khususu berinvestasi dalam layanan digital dan termasuk konektivitas sosial dan fitur pengeditan gambar dalam perangkat yang akan datang yang akan tetap menjadi proposisi yang lebih menarik dalam menghadapi persaingan yang tumbuh perlahan," dia menambahkan.
Angka menunjukkan bahwa 80 persen orang menggunakan kamera digital atau camcorder, dengan 40 persen mengandalkan perangkat itu secara pribadi. Ini setara dengan 45 persen orang yang menngunakan smartphone.
Sementara, kamera film tradisional hanya digunakan oleh delapan persen orang Inggris.
Empat dari sepuluh (39 %) pemilik kamera membeli untuk menggantikan perangkat lama mereka. Sekitar sepertiga (34 %) konsumen membeli kamera untuk liburan mereka. Sementara hampir satu dari lima (18%) orang membeli kamera untuk merekam acara tertentu.
Meski begitu, dari 21% kamera digital dan pemilik camcorder setuju bahwa telepon pintar adalah investasi jangka panjang yang lebih baik. Tujuh dari sepuluh (71%) sangat setuju bahwa kualitas foto kamera digital atau camcorder lebih baik dari dari smartphone.
Satu dari lima (19%) orang Inggris telah membeli kamera saku digital dalam 12 bulan terakhir. Satu dari lima orang juga menyatakan memiliki lebih dari satu kamera saku.
"Produsen kamera harus memilih untuk berinvestasi dalam layanan web yang dilengkapi foto atau video, atau fokus pada inovasi kemampuan dan modifikasi perangkat keras, untuk mempertahankan minat konsumen," kata Gee.
(The Telegraph) Sementara, kamera film tradisional hanya digunakan oleh delapan persen orang Inggris.
Empat dari sepuluh (39 %) pemilik kamera membeli untuk menggantikan perangkat lama mereka. Sekitar sepertiga (34 %) konsumen membeli kamera untuk liburan mereka. Sementara hampir satu dari lima (18%) orang membeli kamera untuk merekam acara tertentu.
Meski begitu, dari 21% kamera digital dan pemilik camcorder setuju bahwa telepon pintar adalah investasi jangka panjang yang lebih baik. Tujuh dari sepuluh (71%) sangat setuju bahwa kualitas foto kamera digital atau camcorder lebih baik dari dari smartphone.
Satu dari lima (19%) orang Inggris telah membeli kamera saku digital dalam 12 bulan terakhir. Satu dari lima orang juga menyatakan memiliki lebih dari satu kamera saku.
"Produsen kamera harus memilih untuk berinvestasi dalam layanan web yang dilengkapi foto atau video, atau fokus pada inovasi kemampuan dan modifikasi perangkat keras, untuk mempertahankan minat konsumen," kata Gee.
Sumber SH




Unknown

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar