11 Jul 2012

Samsung-AMD Perkenalkan Kategori Ultrathin

[JAKARTA] Samsung Electronics Indonesia dan AMD memperkenalkan notebook dengan kategori baru ultrathin. Laptop tipis series 5 Ultrathin (535U3C) ini menggunakan generasi kedua AMD A series APU. Dengan Ultrathin, AMD bakal menandingi Ultrabook versi Intel.
"Laptop ini memang dirancang untuk kalangan usia sekolah, mahasiswa, entrepreneur, dan profesional muda," ujar Information Technology Business Director Samsung Indonesia Sung Khiun dalam paparannya.
Tak hanya bentuk tipis yang serupa, Ultrathin juga siap bersaing dari segi harga. Laptop tipis Samsung ini ditawarkan dengan harga lebih murah dari laptop "Ultrabook" versi Intel yang mengisi ceruk premium. Samsung Notebook. Series 5 Ultrathin ini dijual dengan Rp 6.799.000.  "Saat ini, konsumen menginginkan notebook yang ringan untuk kebutuhan mobilitas, instant on, punya kualitas gambar yang lebih baik seperti kemampuan tampilan 3D. Laptop ini memutar video HD dengan mulus dan baterai yang tahan lama. Semua dalam satu paket," ujar Country Head AMD Indonesia Hermawan Sutanto. Samsung Series 5 535U3C mempunyai ketebalan maksimum 17,6 mm dan bobot hanya 1,52 kg sehingga tampak ramping. Laptop ini didukung prosesor dual-core AMD  A6 4455M (2.1 GHz), dilengkapi pula grafis  terintegrasi Radeon HD 7500, RAM DDR3 sebesar 4 GB, dan hard disk berkapasitas 500 GB. Walaupun tak setenar Ultrabook, Samsung Ultrahin (535U3C) mengadopsi teknologi AMD Accrelerated Processing Unit (APU) yang menjadi pemenang Computex Best Choice Award 2011 dan 2012. "Kunci kelebihan prosesor AMD generasi kedua A series APU adalah mengkombinasikan CPU dan GPU dalam satu chip. Penggabungan ini pula yang juga membuat cost produksi lebih murah," katanya. Lebih jauh, Head of Product Marketing IT Business Samsung Electronics Indonesia Haryono Kartono mengatakan sudah menyambangi beberapa negara, seperti Korea, Filipina, Singapura, Malaysia, termasuk Indonesia. Samsung menjadi yang merek pertama memulai dengan kategori Ultrathin berbasis prosesor AMD A6 "Trinity" Haryono juga menambahkan bahwa kualitas baterai Samsung cukup terjamin. Bahkan baterai  memiliki charge recycle time sebanyak 1.500x atau 3 tahun. "Jadi, setelah 3 tahun pun, kualitasnya masih 70 persen. Baterainya tidak akan bocor dan mengurangi kapasitas," ujarnya. Sayang, saat ini, AMD belum menawarkan sekuritas anti theft seperti Intel. Sistem sekuritas baru akan ditawarkan AMD untuk level piranti keras pada tahun 2013. 
Sumber : Suarapembaharuan.com

0 komentar:

Posting Komentar